Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jumat Tehran menyatakan keprihatinan atas berlanjutnya kejahatan rezim Al Khalifa terhadap kaum Muslim Bahrain.
Ayatullah Muhammad Emami Kashani mengatakan, sejumlah laporan menyebutkan bahwa Muslim Bahrain berada dalam kondisi sulit akibat tindakan-tindakan rezim Al Khalifa.
Seraya mengkritik kebungkaman masyarakat dunia dan lembaga-lembaga internasional terkait kondisi Muslim Bahrain, Ayatullah Kashani menyerukan penyelidikan atas situasi di negara itu.
Pada kesempatan itu, Ayatullah Kashani juga berbicara tentang pedoman untuk melaksanakan kebijakan umum ekonomi muqawama yang dikeluarkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei.
"Presiden dan pemerintah bertekad untuk merealisasikan kebijakan tersebut, dan para pakar serta pelaksana harus menerapkan kebijakan itu dengan cara yang paling baik," ujar Ayatullah Kashani.
Dalam shalat Jumat yang dipusatkan di Mushalla Imam Khomeini ra Tehran, Ayatullah Kashani juga menyampaikan pesan duka atas hari wafatnya Sayidah Fatimah az-Zahra as, putri tercinta Rasulullah Saw, yang jatuh pada hari Sabtu (15/3).
Ulama besar ini menyeru kaum Muslimah untuk meneladani moral, kesucian, pendidikan dan partisipasi putri Nabi Saw itu di tengah masyarakat.
"Remaja putri saat ini juga perlu meneladani cara Sayidah Fatimah as dalam menutup aurat. Hijab telah menambah keagungan dan kedudukan wanita mulia ini," jelas Ayatullah Kashani.
Khatib Jumat Tehran juga mewasiatkan kaum Muslim untuk bersikap proporsional dalam memanfaatkan kenikmatan dunia. Beliau menilai keterikatan pada fitrah dan wahyu sebagai dua faktor kesempurnaan manusia.
"Di tengah masyarakat Islam, jabatan hanyalah sebuah sarana untuk mengabdi kepada masyarakat," tutupnya.